Rabu, 19 Desember 2018

Penyebab Usaha Tidak Berkembang | Konsultan Bisnis Manajemen


KONSULTAN TOKO BANGUNAN

TANGGUH, +62 813-9864-6177, PENYEBAB USAHA TIDAK BERKEMBANG 

Alasan Usaha Tidak Berkembang, Penyebab Usaha Tidak Berkembang, Usaha Yang Berkembang di Jakarta, Bisnis Jakarta 2018, Konsultan Bisnis Jakarta, Bisnis di Jakarta, Jakarta Bisnis


Penyebab Usaha Tidak Berkembang Paling Sering Terjadi - Setiap usaha, kecil atau besar pasti pernah mengalami masalah. Jika tidak berhati-hati, usaha dapat jatuh dalam kesalahan yang  justru menghambat perkembangan usaha. Untuk terhindar dari hal tersebut, seorang pengusaha wajib belajar dari kesalahan yang dilakukan orang lain. Agar terhindar dari kegagalan usaha dan memiliki usaha yang berkembang, di bawah ini akan kita diskusikan beberapa kesalahan yang biasa dilakukan pengusaha mikro.

Setiap pengusaha dituntut untuk mengenal usahanya sendiri, bahkan ketika usaha tersebut dibuka hanya sekedar untuk mengikuti tren. Tanpa adanya kesadaran untuk mengenal usaha, bisa dipastikan bahwa pengusaha mikro tersebut tidak memahami risiko dari usahanya. Hal ini tentu dapat menghambat usaha di kemudian hari. Bukan hanya itu, pengusaha juga lebih cenderung memutuskan untuk cepat menyerah karena tidak memahami solusinya.

Berikut, beberapa faktor yang menjadi penyebab usaha tidak berkembang, yaitu:

1.Tidak memiliki/ minim konsep (perencanaan dasar)
Konsep (perencanaan dasar) merupakan bagian terpenting yang harus dimiliki oleh setiap pengusaha agar usahanya dapat berjalan sebagaiman mestinya yang akhirnya dapat mencapai tujuan (keuntungan) yang diharapkan. Konsep (perencanaan dasar) yang dibuat oleh pengusaha pada awal usahanya haruslah sederhana mungkin agar mudah diaplikasikan dalam usaha pada tingkat awal. Keuntungan dari adanya konsep (perencanaan dasar) mulai di awal usaha ialah para pengusaha akan tidak mudah goyah saat usahanya mengalami hambatan dan tantangan karena konsep (perencanaan dasar) ibarat kompas yang akan menunjukkan ke arah mana suatu usaha ingin diarahkan. Godaan untuk beralih bidang usaha saat adanya hambatan dan tantangan tentunya akan sangat besar untuk itulah diperlukan adanya konsep (perencanaan dasar). 


2.Disiplin dalam penempatan uang
Dalam bidang apapun, disiplin merupakan kunci utama yang memegang peranan penting untuk menciptakan kesuksesan. Hal ini tentu juga berlaku dalam dunia usaha/ bisnis. Agar anda dapat mengetahui secara jelas dan pasti mengenai keuntungan dan selanjutnya prospek dari usaha/ bisnis yang anda miliki maka disiplin untuk memisahkan antara uang pribadi dan uang dari hasil usaha/ bisnis mutlak sangat anda perlukan.

3.Inovasi yang tidak terus tumbuh dan tidak berkembang
Memang bisa dikatakan bahwa secara umum suatu usaha/ bisnis tidak banyak memiliki perubahan namun strategi dan cara berbisnis akan terus berubah sesuai dengan perkembangan jaman. Untuk itu, sebagai pengusaha/ pebisnis inovasi harus terus ditumbuhkan dan dikembangkan dalam usaha/ bisnis agar hasil (keuntungan) yang hendak dicapai terwujud. Usaha/ bisnis akan mengalami kemandekan (hanya begitu-begitu saja/ tidak berkembang) apabila inovasi oleh pengusaha/ pebisnis tidak terus tumbuh dan tidak berkembang, hanya begitu-begitu saja.


4.Peraturan yang tidak tegas, tidak jelas dan seenaknya (tidak disiplin)
Dalam setiap bidang apapun dalam kehidupan, peraturan memang akan selalu diperlukan sebagai batas. Aturan yang tegas, jelas dan disiplin akan membantu para pengusaha/ pebisnis untuk mengelola usaha/ bisnisnya secara profesional. Misalnya, jika seorang pengusaha/ pebisnis tidak memiliki peraturan yang tegas, jelas dan disiplin maka tentu ia akan sekehendaknya untuk menentukan harga, proses dan lain sebagainya hanya berdasarkan pada perasaan/ keinginan dan bukan ukuran.

5.Teknik marketing yang tidak pas
Marketing merupakan senjata utama dalam usaha/ bisnis untuk mencapai target penjualan namun teknik marketing yang tidak pas akan membuat suatu usaha/ bisnis sulit untuk berkembang. Agar usaha/ bisnis berkembang maka pengetahuan mengenai berbagai teknik marketing sangat perlu untuk dipelajari sehingga teknik marketing yang akan diaplikasikan pun pas atau sesuai dengan jenis usaha/ bisnis yang dijalankan.

6.Target yang tidak jelas
Dalam mengerjakan sesuatu tentu kita harus selalu memiliki tujuan dan target yang jelas. Dengan tujuan dan target yang jelas maka seberapa besar usaha yang harus kita lakukan dapat kita ukur dengan pasti. Macam-macam target yang biasanya harus ditetapkan dengan jelas dalam usaha/ bisnis yaitu target omset, target penjualan, target profit dan lain sebagainya.


7.Sumber daya manusia (SDM) yang tidak mumpuni
Untuk menjalankan usaha/ bisnis tentu kita harus memiliki pengetahuan yang pas disamping kita sendiri yang perlu memiliki pengetahuan yang mumpuni, orang-orang yang bekerja pada kita pun harus merupakan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjalankan tugasnya masing-masing. Oleh karena itu, banyak perusahaan yang rela memberikan pelatihan (training) secara khusus, gratis atau cuma-cuma kepada para calon karyawannya.

8.Keahlian dalam mengelola modal dan mengendalikan kredit
Keahlian dan pengetahuan mengenai dalam kewirausahaan/ bisnis memang mutlak sangat diperlukan terutama keahlian dalam mengelola modal dan mengendalikan kredit. Untuk membuat usaha/ bisnis berkembang selain berpatokan pada pengelolaan modal yang baik, pengendalian kredit juga harus menjadi patokan karena apabila jumlah kredit terlalu besar namun kemampuan berada dibawahnya maka suatu usaha/ bisnis berpotensi besar untuk mengalami kemunduran yang akhirnya akan bangkrut.

9.Wadah/ tempat yang strategis
Tidak dapat dipungkiri bahwa selain pengetahuan mengenai tata kelola keuangan maupun administrasi dalam usaha/ bisnis mutlak diperlukan, wadah/ tempat yang strategis juga menjadi faktor penentu berkembang atau tidaknya suatu bisnis/ usaha. Sebagai pengusaha/ pebisnis, wadah/ tempat yang strategis ini perlu untuk dipertimbangkan secara mendalam agar usaha/ bisnis dapat berkembang cepat.

10.Tidak melakukan evaluasi secara berkala dan teratur
Dalam hidup keseharian pun kita sangat perlu untuk melakukan evaluasi secara berkala dan teratur, hal ini agar kekurangan dapat segera diperbaiki begitupun dalam dunia usaha/ bisnis. Biasanya, dalam suatu usaha/ bisnis, evaluasi akan dilakukan secara berkala dan teratur sebulan sekali sebagai cara yang nyata untuk mencapai target bulanan yang akhirnya untuk mencapai target tahunan.

11.Terlalu puas dini
Untuk mencapai sesuatu yang lebih besar tentu kita juga harus menetapkan target serta usaha yang juga jauh lebih besar. Oleh karena itu, janganlah terlalu dini untuk berpuas diri saat telah mencapai target yang telah ditetapkan. Teruslah belajar, berusaha dan berkembang kemudian. Setiap usaha yang kita lakukan tentunya tidak akan sia-sia. Orang yang terlalu cepas berpuas diri akan mengalami stagnant (kemandekan) dalam mengembangkan usahanya karena ia telah menganggap bahwa apa yang diperolehnya telah cukup.

Industri yang kami layani :
>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.
>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.
>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.
>>> Start Up : Segala Jenis Industri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jenis Kamar Hotel dari Fasilitas Hingga Fungsinya, Penting bagi Pelancong | Konsultan Bisnis Dan Manajemen

KONSULTAN BISNIS DAN MANAJEMEN EXPERT, +62 813 - 9864 – 6177, Jenis Kamar Hotel dari Fasilitas Hingga Fungsinya, Penting bagi Pelancon...